Kita ke sorotan berikutnya. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengancam mengirimkan kapal induk kedua ke Timur Tengah. Dikirimnya kapal induk ini sebagai peringatan terhadap Iran jika gagal mencapai kesepakatan tentang program nuklirnya. Trump menyebut USS Gold Rford segera meninggalkan wilayah Karibia menuju Timur Tengah. Trump memutuskan mengirim armada perang kedua ke Iran sebagai upaya menekan Teheran untuk cepat-cepat menyepakati negosiasi nuklir. AS dan Iran akhirnya memulai kembali negosiasi
program nuklir Iran pada pekan lalu di Oman. Namun negosiasi masih alot dan akan memasuki putaran kedua dalam waktu dekat. USS Gerard Rford akan bergabung dengan kelompok tempur USS Abraham Lincoln yang sudah mengepung Iran sejak Januari lalu. Pemerintah Iran menyatakan tidak takut dengan pengerahan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Kementerian Luar Negeri Iran menolak kemungkinan Teheran untuk menghentikan pengayaan uranium dalam negosiasinya dengan Washington dan menegaskan bahwa
negaranya tidak akan terintimidasi oleh ancaman perang oleh Amerika Serikat.
Komentar