Beranda / Berita Utama / Ancam Iran! Trump Bakal Tambah Kapal Induk, Iran Tidak Takut

Ancam Iran! Trump Bakal Tambah Kapal Induk, Iran Tidak Takut

Saudara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengancam mengirimkan kapal induk kedua ke Timur Tengah. Dikirimi kapal induk ini sebagai peringatan terhadap Iran jika gagal mencapai kesepakatan tentang program nuklirnya. Trump menyebut USS Gerald Airford segera meninggalkan wilayah Karibia menuju Timur Tengah. Trump memutuskan mengirimkan aramada perang kedua ke Iran sebagai upaya menekan Teheran untuk cepat-cepat menyepakati negosiasi nuklir. AS dan Iran akhirnya memulai kembali negosiasi program nuklir Iran

pada pekan lalu di Oman. Namun negosiasi masih alot dan akan memasuki putaran kedua dalam waktu dekat. USS Gerald Airford akan bergabung dengan kelompok tempur USS Abraham Lincoln yang sudah mengepung Iran sejak Januari lalu. Pemerintah Iran menyatakan tidak takut dengan pengerahan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Kementerian Luar Negeri Iran menolak kemungkinan Teheran untuk menghentikan pengayaan uranium dalam negosiasinya dengan Washington dan menegaskan bahwa negaranya tidak akan terintimidasi oleh

ancaman perang Amerika Serikat. Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Israel Benyamin Netanyahu mengadakan pembicaraan di Gedung Putih pada Rabu waktu setempat. Mereka membahas upaya Amerika Serikat mencapai kesepakatan nuklir dengan Iran. Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu menegaskan negosiasi Amerika Serikat dengan Iran akan menghasilkan pencapaian signifikan. Saat bersiap kembali ke Israel dari pertemuan singkatnya dengan Presiden Trump di Gedung Putih, Netanyahu mengatakan jika

kesepakatan tercapai, kesepakatan itu harus mencakup unsur-unsur sangat penting yang menyangkut Israel. Meski demikian, masih belum jelas seberapa besar pengaruh Netanyahu terhadap pendekatan Trump terhadap Iran. Trump Otherwise, it’s going to be very traumatic. Very traumatic. Uh I don’t want that to happen, but we have to make a deal. Uh they should have made a deal the first time and they got midnight hammer instead. And this will be very traumatic for Iran if they don’t make a deal. Look, if they don’t make a deal

then it be a different story. But sementara terkait rencana pengiriman pasukan TNI ke jalur Gasa, pemerintah diminta berhati-hati sebelum menyetujui rencana tersebut. Pakar hubungan internasional Universitas Katolik Parayangan, Yulius Purwadi Hermawan meminta pemerintah menunggu hasil pertemuan Presiden Prabowo dengan Donald Trump pada 17 Februari sebelum memutuskan rencana mengirimkan pasukan. Yulius mengingatkan pelibatan TNI memiliki resiko besar. Terlebih pendapatan lokasi tugas TNI di Gaza juga

Penumpang Ditinggal Terbang, Usai Protes Super Air Jet Delay 5 Jam

punya nilai politis yang besar. Sebetulnya saran saya adalah kalau sekarang sudah ada pendalaman, sampaikan aja di e Washington lalu kemudian dengar apa yang dibutuhkan diperlukan Indonesia ee di dalam board office gitu ya. Lalu kemudian baru menyampaikan baik Indonesia akan berkomitmen mengirimkan jangan menyampaikan sekarang dulu gitu nanti gitu. Sementara itu, Saudara, Kementerian Luar Negeri merespon keterlibatan Israel dalam Dewan Perdamaian Bentukan Donald Trump. Juru bicara Kemlu, Ivon Mewengkang menyebut keikut serta negara

manapun dalam dewan pertimbangan tak akan mengubah prinsip Indonesia. Kemlu menegaskan Indonesia mengecam pelanggaran hukum internasional dan mengedepankan realisasi solusi dua negara. Kemlu memandang keterlibatan para pihak yang berkonflik juga bagian dari proses menuju perdamaian. Anggotaan negara manapun dalam Board of Peace tidak mengubah posisi prinsip tersebut. Di Board of Peace maupun di semua forum yang ada, Indonesia sejak awal menuntut penghentian kekerasan terhadap warga sipil, mengecam

pelanggaran hukum internasional termasuk hukum humaniter internasional yang terjadi di Gaza, akses bantuan kemanusiaan, serta realisasi solusi dua negara. Dalam konteks tersebut, Indonesia melihat pentingnya keterlibatan para pihak yang berkonflik sebagai bagian dari proses menuju perdamaian Indonesia. Oleh karenanya akan memanfaatkan keanggotaan di board of peace untuk juga aktif mendorong keterlibatan otoritas Palestina dan memastikan seluruh proses tetap berorientasi pada kepentingan Palestina.

Kapores Bima Kota Nusa Tenggara Barat menjadi tersangka usai terjerat kasus peredaran narkotika. Bahkan diduga restoran Rp1 miliar ke kantong mantan Kapores.

 

Trump Keluarkan Taring! Iran Ketar-ketir AS Kirim Kapal dan Pesawat Mematikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *