Beranda / Berita Utama / Penumpang Ditinggal Terbang, Usai Protes Super Air Jet Delay 5 Jam

Penumpang Ditinggal Terbang, Usai Protes Super Air Jet Delay 5 Jam

Belum lama ini ramai di media sosial seorang penumpang super air jet yang mengungkapkan kekecewaannya kepada awak kabin karena pesawat Delayet sekitar 5 jam tanpa kejelasan. Dalam salah satu video yang beredar di media sosial, situasi pada saat itu penumpang sudah berada di dalam pesawat. Namun pesawat tidak kunjung terbang. Diketahui penumpang yang mengungkapkan kekesalannya tersebut bernama Bobi. Kejadian ini dialaminya dalam penerbangan menggunakan pesawat Super Air Jet I742 Rute Jakarta Bali pada Kamis, 12

Februari 2026. Bobby mengatakan setelah kejadian tersebut, seluruh penumpang akhirnya dipindahkan ke pesawat yang baru. Namun, Alih-alih tiba di tujuan dengan selamat, Bobi bersama sang istri, anak, dan adik malah ditinggal terbang dengan kondisi koper masih berada di dalam pesawat. Bobi menceritakan awalnya ia bersama istri, anak, dan sang adik memesan tiket pesawat Super Air Jetrote, Jakarta Bali untuk keberangkatan sekitar pukul siang. Namun setelahnya penumpang diinformasikan oleh pihak maskapai bahwa

terjadi keterlambatan keberangkatan pesawat alias The Layet sekitar 30 menit. Bobi mengatakan pada saat itu kondisi cempaka sang anak sudah muntah karena kondisi ruangan yang dingin. Setelahnya Bobi dan sang istri langsung menyiapkan segala keperluan sang anak. Setelah menunggu sekitar 4 jam di luar pesawat, barulah penumpang pesawat disuruh masuk ke dalam pesawat sekitar pukul 17 waktu Indonesia Barat. Setelah masuk ke dalam pesawat, lanjutnya kondisi kembali tidak kondusif karena setelah 40 menit di dalam pesawat,

pesawat tidak kunjung berangkat dan asep pesawat dalam kondisi mati. Alhasil, Bobi memutuskan untuk maju dan jalan ke depan berbicara dengan awak kabin. Bobby menuturkan pada saat itu ada banyak bayi yang berada di dalam pesawat dan tidak hanya anaknya saja. Beberapa saat setelah itu, pihak maskapai kemudian memberitahu bahwa penumpang akan pindah pesawat. Bobi melanjutkan. Setelah informasi pergantian pesawat, semua penumpang akhirnya mengambil bagasi masing-masing dan turun dari pesawat. Kata Bobi, tidak ada pemberitahuan

durasi pemindahan penumpang ke pesawat selanjutnya. Saat itu, tambahnya, sang anak sudah muntah untuk yang kedua kalinya. Alhasil Bobby dan istri membawa sang anak ke lounge. Bobby mengatakan pada saat itu ia bertanya kepada seorang kru perempuan di boarding gate terkait situasi boarding ke pesawat pengganti. Kemudian Bobby mengatakan kepada kru tersebut bahwa ia akan memanggil sang istri dan anak yang sedang demam di lounge. Bobby meminta sang adik untuk menunggu di pintu keberangkatan karena dikhawatirkan pesawat sudah lepas landas

Trump Keluarkan Taring! Iran Ketar-ketir AS Kirim Kapal dan Pesawat Mematikan

sebelum mereka masuk ke pesawat. Setelah itu, Bobby menuju lounge dengan bantuan Sutley karena posisi launge yang cukup jauh. Namun setelah tiba kembali di gate keberangkatan, Bobby mendapati sang adik menangis karena mendapati pesawat sudah lepas landas. Bobi dan keluarga alhasil ditinggalkan oleh pesawat, sementara semua barang dan perlengkapan anaknya masih berada di pesawat. Setelah berbincang dengan kru yang ada di bandara, Bobi dan keluarga kemudian ditawari penerbangan esok hari pukul 11. Waktu Indonesia Barat.

Setelah berbincang lebih lanjut, alhasil Bobi dan keluarga ditawari penerbangan pukul pagi esok hari dan penginapan yang berlokasi sekitar 14 km dari bandara. Selang istirahat di penginapan sekitar 3 jam, Bobi dan sekeluarga kembali berangkat ke bandara pukul 2 pagi dini hari untuk penerbangan pagi hari menuju Bali. Bobby menuturkan dari kejadian tersebut ia memutuskan untuk refund tiket Super Air Jet untuk pulang ke Jakarta dan membeli tiket penerbangan baru menggunakan maskapai yang berbeda. Bobi dan sang istri berhadap dari

kejadian ini. Pihak maskapai bisa berbenah. Sebab pengalaman tidak mengenakkan ini bukan yang pertama kali dialami oleh penumpang super air jet. Pihak lain grup mengamini kejadian tersebut. Katanya, kejadian ini dialami penumpang pesawat Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU742 Rute, Jakarta, Bali pada Kamis, 12 Februari 2026. Lebih lanjut disampaikan bahwa keterlambatan terjadi karena pesawat yang direncanakan mengoperasikan penerbangan tersebut perlu menjalani pemeriksaan teknis tidak terjadwal.

Proses ini sambungnya merupakan bagian dari prosedur operasional yang wajib dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan. Dalam pelaksanaannya, kata Danang, pengerjaan membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan. Sehingga kondisi ini berdampak pada rotasi pesawat berikutnya. Ia juga menekankan bahwa keselamatan dan keamanan merupakan aspek prioritas utama. Ini udah banyak anak kecil juga di sini. Jangan diam-diam aja. Kita juga punya waktu. Sor, Mas. Enggak bisa loh kayak

gini buat komplain. Kak gas gas gas. Kita kita sama-sama punya waktu. Kalau Mas mau mandi ini orang ratusan orang di sini maksudnya kasih info bisa atau enggak pergi. Kalau emang enggak bisa ngomong ganti aja ganti jam 5 jam 2 jam. Saya mau ngadain acara berdeparti anak saya loh. Enggak bisa sebentar. 5 jam 5 jam. 5 jam enggak bisa. Semua juga punya waktu. Kasih tahu info. Jangan modal mandir. Kasih tahu. Maaf, Pak, Bu. Lagi ada Mas. Ngomong punya mulut. Ngomong lu masuk sini belajar komunikasi kan

SUMPAH SERAPAH TRUMP! Tegaskan Serang Iran hingga Ambil Apapun yang Tersisa!

ngomong. Enggak bisa 5 jam disuruh sabar-sabar orang sebanyak ini enggak bisa. Panas panas ini. Panas banget anak. Banyak bayi. Teruskan lagi tadi. Kecil nih berapa bulan? Kasih info lah. Ngomonglah. Kalau emang enggak bisa jangan dipaksa. Oh iya. Bisa enggak ke selatannya jalan? Berapa menit saya tunggu? Enggak bisa seperti itu. Kompensasi kita aja enggak dikasih kompensasi dari tadi ya. Ngomong aja bertele-tele. Mas aja, Mas. Udah rudi waktu kalau emang bisa dipaksain, enggak usah jalan pesawatnya bahaya. Boleh dimati

situasi yang tidak nyaman ini dengan beras hati kami harus menginformasikan kepada seluruh penumpang untuk membawa kabin dan kembali untuk ke ruang tunggu. Kami mohon maaf sekali lagi kami mohon maaf. Lupa subscribe ya.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *